Author Archives: Masri Sareb Putra

Moderat, Perilaku Penjualan Buku Biografi

Moderat. Sepatah kata cukup menggambarkan perilaku penjualan buku biografi di negeri ini. Indonesia bukanlah Amerika. Syahdan, Bill Clinton lebih kaya sebagai penulis –dan narasumber—sesudah tak lagi jadi presiden karena menulis dan menerbitkan buku autobiografinya. Menjadi international bestseller. Terjual jutaan kopi setahun. Lalu diundang ceramah ke mana-mana, karena buku itu, dan dibayar. Hal yang menarik, sang […]

Tea Bag Story

Buku kumpulan cerpen (K.C.) sudah biasa. Namun, buku kumpulan TB Story belum ada.Siapa mulai? Menulis kreatif salah satu industri yang berkembang di era digital. Seiring perkembangan masyarakat dan zaman, karya sastra pun berkembang. Genre kepenulisan pun tak luput dari penyesuaian. Turut larut dalam perubahan itu, apa yang disebut “content” dalam bingkai teori media, yakni : […]

Don’t judge a book by its cover!

Kita tentu kerap mendengar tamsil itu. Hendak menyatakan orang, atau sesuatu, jangan hanya ditakar dari tampilan luarnya. Sebab bisa jadi, lain di luar lain di dalam. Namun, khusus dunia perbukuan, cover sangat penting perannya. Yang dan pertama dan utama untuk menarik minat orang akan sebuah buku. Sedemikian penting, sehingga pakar pemasaran buku John Cremer menyatakan […]

Buku yang Nama Pengarang Lebih Besar dari Judul

Rumus umum judul buku adalah intisari isi yang dikemas dalam sepatah hingga lima kata saja. Tapi ada yang antimarketing. Buku yang menonjolkan nama pengarang ketimbang isi. Apa dasar pertimbangannya? Ada 101 alasan orang membeli buku. Yang pertama, dan utama, ialah diwajibkan. Ini berlaku di sekolah formal. Dari TK hingga perguruan tinggi. Pembeli tidak bisa menolak. […]

Mugeni: Penjabat Bupati Hobi Menulis

Sederhana proses kreatifnya menulis buku. Dari oretan di beranda Fb, yang diberi nama “Catatan Pagi”. Sesudah genap 57, sesuai bilangan usianya, ia pun mengumpulkan catatan yang acak dan terserak itu. Buku ukuran saku dengan bahasa ringan dan mengalir itu terbit 2016. Ulang tahun ditandai dengan pesta dan potong kue biasa. Tapi ulang tahun ditandai sebuah […]

Kapitalisme, liberalisme, Marxisme kerap kita dengar. Tapi Trump-isme baru kali ini.

–isme adalah sistem kepercayaan berdasarkan politik, sosial, atau ekonomi. Bisa juga berarti aliran, atau paham. Ada banyak buku tentang Trump. Misalnya: Trump The Art of Deal (1987), Trump Think Like a Billionaire (1987), Trump How to Get Rich (2004), Trump 101 The Way of Success (2007), atau Great Again (2015). Namun, buku yang disebut itu […]

Lap Tangan Affandi

Jika belum siapa-siapa, apa pun yang Anda tulis dibilang: jelek. Jika penulis terkenal, apa pun yang Anda tulis dibilang: ruar biasa! Padahal, yang Anda tulis sama saja. Baik kiranya kita simak kisahan yang berikut ini. Tentang lap tangan Affandi, seorang maestro seni lukis yang pernah kita miliki. Syahdan, suatu hari, pecinta sekaligus kolektor lukisan datang […]

Mitos Sekitar Menulis

Menulis, sebagai keterampilan berbahasa tulisan, dapatkah ditingkatkan? Bagaimana caranya? Dalam kehidupan sehari-hari, kita menemukan senantiasa ada alasan bagi orang yang sebenarnya kurang berigairah untuk meningkatkan keterampilan menulisnya. Kadang kala, alasan yang dilontarkan terasa dibuat-buat. Misalnya: Tidak ada bakat Tidak ada waktu Sibuk Capek Banyak hal urgen yang perlu dikerjakan Banyak urusan keluarga Gak bisa menulis […]

Menyikapi Sebuah Buku Kontroversial

Lain padang lain ilalang. Lain penulis, lain tujuannya menulis. Jika ditelisik, seribu satu alasan orang menulis. Ada yang ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan. Ada yang ingin terkenal/dikenal. Ada yang ingin mendapat uang. Sah-sah saja sebenarnya semua tujuan itu. Asalkan, dicapai dengan cara-cara yang etis sekaligus benar. Topik unik, tidak selalu identik dengan kontroversial. Topik kontroversial […]

Rumah Puisi Taufiq

Penyair diidentikkan hidup bersahaja. Mata sayu, badan kurus kering, sandal jepit, dan sarungan. Taufiq Ismail menjungkirbalikkan stereotipe itu. Rumah Puisi yang ia bangun di Padang Panjang saksi, sekaligus pusat budaya dan tempat siapa saja belajar puisi. Ranah Minang dan sekitarnya sejak zaman baheula dikenal karena pujangga dan penerbitnya. Sebut saja A.A. Navis. Lelaki kelahiran Padang […]